1 Bismillaahir-rochmaanir-rochiim
Kenapa kembali ngeblog? Karena ingin mempunyai catt perihal perjalanan ibadah umroh kemarin. Kepikiran ingin menceritakan secara rinci perjalanan kemarin. Langsung aja kali ya, gosah kepanjangan pembukanya.
Sebelumnya, kami telah mendaftar tour and travel untuk perjalanan umroh pertama kali ini, yang kami pilih sebenernya ada 2 travel. Yaitu Jejak Imani dan Shafira yang kantor pusatnya di Surabaya lebih tepatnya Aloha Sidoarjo sih 😆.
Yang memberi feedback terlebih dahulu dan jemput bola lewat whatsapp sebenernya pihak Jejak Imani. Mereka tekun nge-follow up kami, terima kasih sebelumnya dan maaf pada akhirnya kami tidak jadi memilih JI karena keberangkatan harus dari Jakarta. Setelah dipertimbangkan, akan lebih banyak memakan waktu, biaya dan tenaga. Sedangkan paksu tidak bisa lama untuk ambil cuti kerja.
Akhirnya pilihan jatuh kepada Shafira Tours and Travel, selain keberangkatan dari Surabaya dan kalau mundur kebelakang awal tahu Shafira itu dari FB. Dan langsung tertarik sambil bergumam "pengen deh kelak bisa Umroh ikut travel mereka, mungkin ga ya?". Mungkin itu sudah 10 tahun lebih tahunya.
1.5 bulan kami sudah mendaftar dan pelan2 menyicil segala perlengkapan administrasi termasuk menyicil membayar sampai lunas.
Setelah DP @Rp. 6jt untuk kami berdua, sisanya kami bayar pertahap sampai H-1 bulan sudah harus lunas. Termasuk menyerahkan perlengkapan dokumen pendukung, seperti KTP, foto untuk ID nanti, kartu kuning (vaksin Meningitis).
Oh iya, vaksin Meningitis tepat diberlakukan setelah musim haji 2024 yang sblmnya jamaah umroh tidak wajib vaksin. Biaya vaksin 350rb diklinik atau RS tertentu. Karena infonya tidak semua bisa menerbitkan kartu kuning tsb.
Btw, kami ambil paket yang 9 hari (kuraaang lama huhuhu) tapi tetap sangat2 bersyukur sdh Allah undang ke Baitullah. 2 hari utk perjalanan pulang pergi (masing2 10 jam perjalanan kurleb), 7 hari (3 hari Madinah dan 4 hari Mekkah).
Kebetulan aku sendiri vaksin di Kimia Farma Pandegiling Sby, karena tempat tsb adalah rujukan atau bagian kerjasama dg Shafira. Paksu vaksin ditempat yang berbeda, yaitu di Klinik dekat kantor. Yang ternyata tidak antri lama seperti waktu aku di KF kmrn ðŸ˜.
H-10 Tour Leader mulai memasukkan para jamaah kedalam grup whatsapp. Rombongan keberangkatan kami sekitar kurleb 103 jamaah, sebagian dari jamaah reguler Shafira (paket Silver dan Bronze) dan jamaah dari karyawan Ciputra.
Sebenernya service yang diberikan hampir sama, yang membedakan harga adalah jarak hotel ke masjid disana. Baik di Madinah maupun Mekkah.
Semakin dekat, semakin mahal tentunya. Kalau masih muda, Alhamdulillah tidak ada kendala ambil hikmahnya aja. Semakin banyak langkah dr hotel ke masjid, semakin banyak dzikir yang kita lantunkan. Masyaallah
Yang agak repot kalau membawa lansia, memang lebih nyaman memilih hotel dekat dengan pelataran masjid.
Katanya sih tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua sudah diatur oleh Allah SWT. Salah satu rejeki kami juga, ketika musim umroh saat itu pihak Shafira ada kerjasama dengan salah satu brand baju muslim yaitu Kamima. Paksu dapat baju koko warna hitam, sajadah. Aku dapat mukenah cantik harganya 500rb an 🥹, kerudung segiempat yang bagus dan cantik dan juga sajadah travel. Motif senada dan dikemas secara eksklusif. Masyaallah happy banget rasanya, karena paket yg dibrosur masih dipasang yang lama, yaitu selain dpt tas, totebag dll khas Shafira. Baju koko warna merah dan perempuan dapat jilbab syari warna merah dan putih. Siapa sangka aku akan dapat paket eksklusif nan cantik ini, meski cuma ikut paket yang paling hemat. Alhamdulillah Allah Maha Baik 🥹
(Hotel Golden Tulip Al Anshor, bintang 4 jarak 200m dari masjid Nabawi)






Comments