Belakangan banyak kasus travel umroh yang tidak amanah, turut bersimpati untuk para korban atau jamaah yang dirugikan bahkan tidak jadi berangkat. Barusan nonton podcast yang bintang tamunya mbak Fanny mamanya baby Udon, ceritanya dia ikut travel dan pilih paket yang Gold atau yang paling mahal berdasar ketertarikannya travel tsb berangkat bersama ustadz influencer gitulah. Nyatanya batal berangkat ustadz tsb karena masalah internal dgn travelnya. Singkat cerita mb Fanny ini tidak mendapatkan fasilitas sesuai dengan yang dia bayar 270jt untuk 5 orang.
Cuma mau berbagi pengalaman, Alhamdulillahnya kami punya pengalaman berangkat umroh perdana dan mendapatkan travel umroh yang amanah dan bagus bahkan kami berniat jika kelak Allah undang kami kembali ke Baitulah ingin ikut travel ini lagi. Aturannya jelas diawal dan transparant, mulai dari pendaftaran sampai itinerarynya jelas.
Saat datang ke travel dan DP, kita juga sudah mengurus Paspor dan segera mencari tempat untuk mendapatkan vaksin Meningitis (kartu kuning).
1. H-30 biaya sudah harus lunas
2. Koper dan perlengkapan umroh sudah didapatkan saat pelunasan
3. H-10 dibuatkan WAG oleh pihak travel yang diisi oleh calon jamaah sesuai grup, didalamnya ada admin dari travelnya, tour leader, muthowif, bahkan CEO juga ikut mengawasi di dalam grup tsb.
4. H-7 Manasik umroh secara online saat itu, kita ikutin secara detail dan mereka memberikan arahan seperti apa yang akan terjadi di lapangan nanti. Do & Dont juga mereka berikan lengkap. Itinerary juga detail mulai hari, tanggal dan jamnya.
5. Hari H kita dikumpulkan di Lounge dan diberi arahan serta pelepasan langsung oleh owner dan Ceo travelnya. Dan saat itu juga kita disambut oleh tim yang membantu membawakan koper bagasi untuk diberikan identitas, kita para jamaah untuk dibagi: ID Card, pasport, visa, tiket untuk boarding.
6. Satu grup jamaah dibersamai oleh satu orang Tour Leader
7. Tiba di bandara Madinah, sudah ada tim dari travelnya yang sudah menyambut kita dan mengarahkan kedalam bus yang sudah disiapkan makanan minuman dan seorang muthowif yang akan menemani kita selama umroh sekian hari. Koper bagasi sudah ada tim handling dari travelnya. Jamaah terima beres karena semua dilayani dengan sangat baik.
8. Tiba di hotel, TL membagikan kunci kamar hotel sesuai dengan paket yang kita pilih.
9. Bahkan ketika akan ke Raudhoh untuk jamaah perempuan kita juga sudah disiapkan 2 orang ustadzah untuk menemani, mengawal dan membimbing kita sampai masuk kedalam Raudhoh yang memang masuknya ketat dan harus antri.
Intinya adalah Travel yang amanah itu adalah yang segala sesuatunya sudah jelas dan tranparant diawal. Sudah jelas alurnya, tidak perlu nunggu ditanyain ini itunya mereka sudah dijelaskan diawal. Bahkan paket yang kita ikuti adalah paket yang ekonomi tapi service mereka seperti tidak dibedain dengan paket yang lebih mahal, yang dibedakan hanyalah jarak hotel ke Masjidnya. Semakin mahal paketnya maka jarak ke Masjidnya lebih dekat, mungkin juga saat itu kami bedanya difasilitas tidak naik kereta cepat Haramain. Insyaallah berikutnya bisa ikut merasakan, aamiin.
Comments